1. Bahasa
Bahasa
adalah bunyi yang dikeluarkan alat tutur yang bersifat arbitrer dan
konfensional. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) adalah sistem bunyi yang arbitrer yang digunakan oleh anggota
suatu masyarakat untuk bekerja sama, berinteraksi, dan mengidentifikasikan
diri. Berdasarkan penjelasan sebelumnya sehingga fungsi bahasa adalah:
a. Sebagai alat komunikasi
agar dapat berinteraksi dengan yang lainnya setiap manusia
membutuhkan komunikasi satu sama lain sehingga bahasa berfungsi sebagai alat
yang membantu manusia agar dapat berkomunikasi dengan yang lainnya.
b. Bahasa sebagai alat untuk mengungkapkan perasaan dan
pikiran
dalam berkomunikasi setiap manusia dapat menyampaikan
perasaan dan pikirannya kepada orang lain dengan menggunakan bahasa sehingga
orang lain dapat mengetahui apa yang sebenarnya menjadi perasaan dan pikiran
kita.
c. Bahasa sebagai alat untuk beradaptasi
setiap manusia memiliki perasaan dan pikirannya masing-masing
disamping itu hakikat dari seorang manusia adalah makhluk sosial yang dimana
dalam berkehidupan setiap manusia saling membutuhkan satu dengan yang lainnya.
tanpa alat untuk berkomunikasi seorang manusia akan sangat sulit untuk bertahan
hidup. contohnya Indonesia menggunakan Bahasa Indonesia, sehingga setiap orang
harus menggunakan bahasa Indonesia. jika Orang asing yang datang ke indonesia
tidak bisa menggunakan bahasa Indonesia akan membuat mereka kesulitan untuk
bisa hidup jika mereka ingin membeli berbagai jenis makanan dan pakaian tempat
tinggal dsb.setiap manusia memiliki perasaan dan pikirannya masing-masing
disamping itu hakikat dari seorang manusia adalah makhluk sosial yang dimana
dalam berkehidupan setiap manusia saling membutuhkan satu dengan yang lainnya.
tanpa alat untuk berkomunikasi seorang manusia akan sangat sulit untuk bertahan
hidup. contohnya Indonesia menggunakan Bahasa Indonesia, sehingga setiap orang
harus menggunakan bahasa Indonesia. jika Orang asing yang datang ke indonesia
tidak bisa menggunakan bahasa Indonesia akan membuat mereka kesulitan untuk
bisa hidup jika mereka ingin membeli berbagai jenis makanan dan pakaian tempat
tinggal dsb.
2.
Hakikat Bahasa
a. Bahasa
adalah sebuah sistem, yang berarti bahasa tersusun secara sistematis dan
memiliki makna.
b. Bahasa
besifat arbitrer yang berarti bahasa bersifat suka suka, semaunya, tidak tetap,
sewenang-wenang. Bolinger (1975: 22)
mengatakan: Seandainya ada hubungan antara lambang dengan yang dilambangkannya
itu, maka seseorang yang tidak tahu bahasa tertentu akan dapat menebak makna
sebuah kata apabila dia mendengar kata itu diucapkan. Kenyataannya, kita tidak
bisa menebak makna sebuah kata dari bahasa apapun (termasuk bahasa sendiri)
yang belum pernah kita dengar, karena bunyi kata tersebut tidak memberi ”saran”
atau ”petunjuk” apapun untuk mengetahui maknanya
c. Bahasa bersifat konfensional yang berarti kesepakatan dan
kesepemahaman. selain bersifat suka-suka, semaunya dsb. bahasa juga bersifat
kesepakatan dan kesepemahaman dalam arti jika seorang manusia membahasakan
sesuatu yang tidak di pahami orang lain maka tidak tercapailah suatu
komunikasi.
d. Bahasa memiliki makna, tanpa sebuah makna maka bahasa
tidak memiliki arti, konsep, dsb.
e. Bahasa bersifat dinami, bahasa selalu barada dalam setiap
kehidupan sehingga membuat bahasa juga selalu mengalami perkembangan dan
perubahan, perubahan tersebut dapat berupa kemunculan istilah-istilah baru dsb.
contoh kata "berlebihan" mengalami perkembangan menjadi
"lebay" dan berkembang menjadi "alay".
Cukup Sekian penjelasan Saya, Kritik dan saran diterima. Terima Kasih
Tidak ada komentar:
Posting Komentar